Dari 5 orang yang saya amati, data yang saya peroleh adalah sebagai berikut :
· Public Area (Open-Minded)
Yang pertama, saya meneliti dan mengamati karakteristik si A. Setelah saya melakukan penelitian, si A mempunyai karakteristik yang sangat terbuka dengan oranglain. Si A juga sangat ramah dan mudah berkomunikasi dengan oranglain, dia mau menerima kritik dan saran dari kekurangannya, dia mau bertukar pikiran dengan orang-orang disekitarnya, sehingga itu membuat oranglain senang dan nyaman untuk berbicara maupun bertukar pikiran dengannnya. Si A juga terlihat apa adanya, tidak ada yang dilebih-lebihkan dari dirinya, sehingga oranglain bisa mengentahui dan menilai tentang sifat-sifat dari si A. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa si A diklasifikasikan di type orang yang “open-minded”.
· Privat Area (Games Man)
Yang kedua, saya meneliti dan mengamati karakteristik si B. Setelah saya melakukan penelitian, si B mempunyai karakteristik yang berbanding terbalik dengan orang yang pertama saya teliti, yaitu si A. Si B mempunyai karakteristik yang sangat tertutup, dia tidak suka banyak bicara ataupun menyeritakan tentang dirinya kepada oranglain, namun sebaliknya si B selalu ingin tahu tentang oranglain. Apabila si B bercerita sesuatu tentang dirinya, dia hanya menceritakan seperlunya saja kepada oranglain yang dianggapnya sangat dekat. Tetapi si B lebih suka mengorek-ngorek tentang oranglain. Apabila si B sedang menyeritakan tentang dirinya,dia hanya memberikan clue-clue atau point-pointnya saja yang membuat oranglain sulit memahaminya, kemudian si B akan bertanya ke oranglain untuk mengetahui informasi oranglain lebih banyak sehingga dia bisa mengerti oranglain, tetapi sebaliknya oranglain tidak bisa mengerti tentang dirinya. Si B ini diklasifikasikan dalam type “games man”
· Blind Area (Exhibitionist)
Yang ketiga, saya meneliti dan mengamati karakteristik si C. Setelah saya melakukan penelitian terhadap si C, dia mempunyai karakteristik yang sangat menonjol. Dia sangat suka berbicara kepada oranglain walaupun oranglain tidak bertanya tentang dirinya. Si C merupakan orang yang sangat cerewet dan tidak mempunyai aturan apabila berbicara. Kadang-kadang apabila si C berbicara, dia sampai keceplosan yang membuat oranglain sakit hati karene bahan pembicaraannya, tetapi dia tidak mengetahui bahan pembicaraannya menyakiti oranglain atau tidak. Si C tidak mengetahui tentang dirinya sendiri karena sifat-sifat buruknya yang dianggapnya biasa saja. Dari uraian tersebut si C diklasifikasikan dalam type “Exhibitionist”
· Hidden Area (Loner)
Yang keempat, saya meneliti dan mengamati karakteristik si D. Setalah saya melakukan penelitian lebih lanjut, si D mempunyai karakteristik sangat pendiam. Dia suka menyendiri dan tidak suka berbicara manpun bertanya kepada oranglain. Si D seperti mempunyai dunianya sendiri dan tidak memperhatikan orang-orang disekitarnya. Orang-orang disekitar si D pun jga tidak begitu mengenal dia. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa si D diklasifikasikan dalam type “Loner”
· Public Area (Open-Minded)
Yang terakhir, saya meneliti dan mengamati karakteristik si E. Setelah saya melakukan penelitian, si E mempunyai karakteristik yang sangat ramah dan bisa bertoleransi dengan oranglain. Dia bisa menempatkan dirinya dalam berbagai kondisi di lingkungan sekitarnya. Oranglain pun juga bisa mengenal dia lebih dekat karena keterbukaannya. Si E juga mudah bergaul dengan oranglain. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa si E termasuk type “ Open-Minded”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar